Kamis, 28 Februari 2013

BILA KAU NANTI MENJADI ISTRIKU




by Bukan Muslimah Biasa 
Bismillahirrahmanirrahim..

Bila nanti kau menjadi istriku ..
Tentu hatiku akan selalu bersinar layaknya sinar mentari yang tak pernah padam. Meski gelap mendatangiku, namun sinarmu berubah menjadi rembulan yang begitu indah.

Bila nanti kau menjadi istriku ..
Tak akan lagi kosong jiwa ini, kau temani raga dan jiwa ini dalam setiap perjuanganku. Menempuh dakwah dengan seyum termanismu, menghalangi setiap rintangan dan lelah yang terasa.

Bila nanti kau menjadi istriku ..
Mutiara dari matamu yang kau teteskan setiap kau bersujud diseperempat malam untuk mendoakan perjalanan kehidupan yang penuh ujian agar membuahkan kesabaranku, tentu telah menyejukkan batinku, melapangkan hatiku, meluaskan cakrawalaku.

Bila nanti kau menjadi istriku ..
Kau genggam diriku mesra disaat ku melihat kegetiran hidup, kau isi hidupku bahwa hari ini adalah hari yang harus ku perbaiki bukan meratapi masa lalu yang kelam. Ku tau ternyata kau memang ada hanya untukku.

Bila nanti kau menjadi istriku..

===============================
Aih..indah nian, curahan hati seorang laki-laki yang ingin segera meminang seorang gadis. Tapi curahan hati ini masih terganjal  ‘ Bila ‘ atau ‘ jika ‘, artinya memang laki-laki ini sedang mencari tulang rusuknya yang belum jua dia dapatkan atau sudah ada namun tidak juga diputuskan untuk melamarnya.

Entah karna memang si laki-laki ini masih belum memutuskan memilih yang mana atau justru malah sangat pemilih, bahkan bisa jadi ada rasa takut ketika hendak menikah. Alasannya sih, ntar kalo pas nikah ternyata gak cocok gimana. Huff..alasan yang terlalu sering diungkap.

Biasanya nih, bila seseorang  sudah mulai jatuh cinta. Yang tadinya seorang yang tak suka dengan yang berbau puitis, tiba-tiba menjadi seorang yang melancolis. Yang tadinya selalu memakai akal ketika hendak berbuat sesuatu, tiba-tiba apa yang dilakukan menjadi tak masuk akal.

Nah..begitu juga ketika laki-laki jatuh cinta, akan diberikannya janji yang muluk-muluk. Bila nanti kau menjadi istriku, aku akan membahagiakanmu selamanya..bla..bla..blaa..dan blaa.. Haduw..iya gak sih..bisa gak sih..Yang kayak gini biasanya cintanya hanya cinta ‘tembak’ sesaat alias cinta yang dibumbui dengan nafsu, karna hidup itu realistis.

Berbeda ketika laki-laki sudah berpikir maju kedepan, ada keseriuasan yang mendalam untuk mencari seorang istri. Mereka akan menyelaraskan dirinya dengan dakwah, agar dia pun bertemu dengan seorang wanita dalam dakwah. Maka tujuan utamanya untuk dakwah dan tentu tujuan terakhirnya adalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Dibalik itu semua, saya pun yakin bahwa setiap laki-laki yang berpikir hidupnya hanya untuk agamanya maka menginginkan wanita shalihah untuk mendampinginya. Maka lihatlah curahan hati seorang laki-laki yang ingin memiliki wanita shalihah untuk menemaninya dalam dakwah.

Jangan dikira kalo laki-laki pun tak bisa mencurahkan hatinya, mencurahkan keinginan yang jauh terpendam dalam lubuk hatinya. Mereka kan juga punya rasa punya hati, juga punya cinta. Emang cinta punya perempuan aja ??

Tapi caranya selalu berbeda antara laki-laki ( yang mencari cinta sejati ) dengan wanita. Biasanya kalo wanita selalu diungkapkan semuanya kalo lagi jengkel yaa ngomel, kalo lagi sedih yaa nangis. Kalo laki-laki, mereka selalu terlihat santai tapi hatinya selalu bergejolak, iya apa iya ??

Beda lagi kalo cintanya Ikhwit ( ikhwan genit ) isinya lebay, lebay, dan lebay deh. Terlalu banyak janji tapi tak ada realisasi. Aduh..please deh !!!

So Girl..sist..akhwat..wanita..perempuan..

Kalian harus bisa memilih dan membedakan mana laki-laki yang benar-benar serius untuk menjadi suamimu atau hanya ingin mengajakmu pada aktivitas maksiat dengan berselimut nama agama. Gimana caranya ??

Yang paling awal dan paling mudah adalah jika laki-laki itu memang serius denganmu, dia gak akan mengumbar janji. Dia akan langsung memburu orang tuamu untuk melamarmu. Tapi kalo dia gak seperti itu, maka bisa jadi terindikasi seperti “ikhwit “.

Tapi, kamu juga harus mau serius. Bukan hanya main-main dengan mereka. Mentang-mentang wajah cantik, terus jadi bisa mempermainkan laki-laki. Muslimah gak gini deh..

Kalo mau mendapatkan laki-laki yang shaleh, maka pergunakan waktumu untuk men’shalehah kan diri. Insyaallah...janji Allah selalu benar. Yakinlah.

Bila nanti kau menjadi istriku, jadikanlah keluarga sebagai ladang untuk membangun cinta sampai jannah-Nya.

Wallahua’lam bi Shawwab.
-Aulia Izzati-

Sumber : Mimbar Dakwah Islam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar